Seputar Jawaban JENI 2 & 3 :-)
Maret 24, 2009
Ni aku coba attach sekilas tentang jawaban jeni 2 n jeni 3. moga ja bisa bantu buat temen2
silakan download
Untuk sehari-hari
Juni 10, 2008
Dalam kehidupan kita sehari-hari kadang kita sering kali tidak ato mengesampingkan hal ini, yaitu bagaimana sich sebenarnya cara komunikasi dengan lawan bicara yang baik dan benar. Setelah buka2 mail ada juga dari sumber yang mengirimkan tulisannya yaitu tetang gimana cara efekti berkomunikasi. Untuk nambah2 nich sedikit aku cuplikin artikelnya,,,moga ja bermanfaat bagi kita semua.
7 Cara efektif dalam berkomunikasi
1. Hindari kesan memaksa
Ketika kita berkomunikasi hindari kalimat : “Kamu harus……” baiknya diganti
dengan “Sebaiknya kamu…….” atau ”Maukah kamu……”
2.Fokus kepada solusi bukan masalah
Ketika berkomunikasi fokuskan kepada hal yang menjadi solusi bukan masalah.
Contoh : Ketika makanan di rumah habis, tidaklah efektif jika kita berkata
”Aduh Lapar banget……” lebih baik kita berkata ”Yuuk, beli makanan di
luar……”
3.Ubah ”kata tidak bisa ” menjadi ”bisa”
Ketika kita diminta untuk mengadakan pertemuan, lebih baik anda mengatakan
”Kita bisa mengadakan pertemuannya minggu depan” daripada berkata ”Kita
tidak bisa ketemuan sampai minggu depan” walaupun dua kalimat dengan arti
yang sama tapi estetikanya berbeda.
4.Ambil tanggung jawab dan jangan menyalahkan
Hindari kalimat ” Ini bukan salahku” lebih baik ganti dengan kalimat ” Apayang bisa saya lakukan untuk memperbaikinya”
5.Katakan apa yang anda inginkan bukan yang tidak anda inginkan
Jika anda tidak ingin seseorang menyetir ngebut, lebih baik berkata ”Tolong
bawa mobilnya hati-hati” daripada anda berkata ”Jangan bawa mobilnya terlalu
kencang”
6.Fokus pada masa depan bukan masa lalu
Jika ada kesalahan teman anda daripada anda berkata “ Saya sudah bilangsebelumnya…..” lebih baik diganti dengan ” Mulai sekarang, kita………”
7.Bagikan informasi bukan argumen
Hindari kalimat, ”Tidak, kamu salah……” lebih baik diganti dengan ”Saya
ingin sepeti ini…….”
Selamat mencoba dan rsakan nikmatnya berkomunikasi…
(disadur dari berbagai sumber)
Dah dibacakan, moga bermanfaat untuk diimplementasikan,,,jangan lupa leave comment yach?! Good Luck for u all.
Gbu
Open Minded 2
Desember 6, 2007
Just sharing pemikiran buat teman2 yang kost/jauh dari ortu. Mohon maaf jika yang saya sampaikan ternyata berbeda jauh dengan yang pribadi anda yang membaca, ini hanyalah hasil diskusi saya dengan beberapa teman yang merasakan hal seperti ini. Pernyataan Ini hanya berlaku untuk teman2 yang kost karena bagi mereka yang mengontrak rumah keadannya akan lebih berbeda. Mohon maaf juga bila pemikiran ini terlalu naïf dan kekanak-kanakan.friend… pernah berpikir g kalo mereka yang tinggal tidak bareng ortunya jadi orang yang egois??mungkin beberapa orang membela diri dengan menyatakan bahwa dia jadi mandiri. Benar mandiri yang egois menurut saya.mandiri karena kita terbiasa melakukan semua pekerjaan sendiri, semua hal sering kita lakukan sendiri,baik melakukan pekerjaan sehari-hari,mengambil keputusan begitupun hasil dari keputusan kita. Kita sering merasa sok dewasa dalam mengambil keputusan sehingga kadang keputusan yang kita ambil terbiuru-buru dan kurang cocok untuk kita. egois karena kita cenderung melakukan pekerjaan hanya yang cocok dengan diri sendiri jadi kita cenderung untuk tidak melakukan hal yang seharusnya dilakukan oleh manusia seperti bersosialisasi. Karena tidak ada hal yang membatasi diri kita…kita mau pulang malem terserah, kita tidak menegur tetangga sebelah kost2an ketika lewat, terserah kita, (mungkin buat anak kost yang punya jam malem terbatas hal ini agak dibatasi ) Contohnya untuk kita yang anak kost, saya mau tau berapa sering sih kita kenal tetangga sebelah rumah kost/kontrakan kita???? Sekedar basa-basi menyapa selamat pagi/siang/sore/malam. seberapa sering kita ikut kegiatan lingkungan seperti rapat RT atau apakah kita mengenal ketua RT kita????? Sehingga secara tidak sadar kegiatan itu kita lakukan ketika kita berada di wilayah yang bukan lagi menjadi otoriter kita, contohnya dirumah kita sendiri.
Ya…dirumah sendiri…kebiasaan kita bangun siang di kostan terbawa ketika dirumah, kebiasaan kita untuk begadang/ mengerjakan tugas sampai jauh malam/subuh terbawa juga dirumah…Padahal orang tua kita pasti sudah mengingatkan kalo pagi harus bangun pagi atau jaga kesehatan dengan tidur tidak terlalu malam karena angin malam buruk buat kesehatan. Seorang teman yang sependapat dengan saya bercerita(cowok angk. 2004). Ketika dia pulang kampong (pulang kerumahnya), maka kegiatan yang dilakukan dirumahnya adalah bangun siang, kemuadian memebantu kergiatan rumah standar seperti nyapu, ngepel, nyuci mobil, kemudian ketika hari sudah sore dia ngilang dari rumah bermain dengan teman 2 SMAnya . Pulang malam kemudian tidur dan besok paginya melakukan pekerjaan seperti hari kemarin. Tanpa ada yang bisa mencegahnya untuk melakukan hal yang disukainya…. Jadi kalo dia mau pergi dan dilarang teman saya ini cuex aja kabur. Paling ntara malem orang tuanya nelp. Lewat HP bila jam 10 malam anaknya belum balik ke rumah. Walupun kadang2 anak ini sadar misalnya dengan bangun pagi kemudia berbincang2 dengan ortunya…kadang2 nganterin ke pasar. Padahal seperti yang kita tau bahwa orang yang paling senang ketika kita bilang mau pulang dan yang paling ingin ketemu ketika kita pulang kerumah adalah orang tua..banyak uang hasil kerja keras mereka yang dipakai untuk membiayai kita. Maka ketika kita pulang, sambil menagih apa yang telah berhasil kita perbuat dengan uang dari hasil kerja kerasnya orang tua kita ingin agar anaknya cerita kegiatan mereka di tempat studynya sambil menemani mereka malukan pekerjaan rumah tangga standar seperti memasak bila yang minta ditemani adalah seorang ibu). Sekian sharing saya ada yang mau menanggapi? segala cacian, pujian celaan saya terima karena kesempurnaan hanyalah milik yang diatas.
Nb:Beberapa teman berkata mereka jadi lebih senang dikostnya daripada pulang kekampung bertemu dengan orang tuanya.
(from Yay be forwarded)
Open Mind
Desember 6, 2007
HAL-HAL DALAM SEBUAH PIKIRAN
Hal-hal kecil?Adakah hal-hal kecil itu? Sekuntum bunga Edelwis yang tumbuh di lereng gunung mungkin hal kecil yang remeh bagi penduduk sekitar. Namun tidak bagi pendaki yang memetik & memajangnya di meja sebagai cendera kebesaran petualangannya yang gagah berani. Dan hal-hal besar? Adakah hal-hal besar itu? Persoalan patah hati bagi seorang gadis mungkin hal terberat yang membuatnya hilang kesadaran. Namun tidak bagi pasangan yang telah menempuh perjalanan hidup yang panjang berliku. Seberapa besarkah hal kecil? Dan seberapa kecilkah hal besar? Dimanakah letak alat ukur nilai besar dan kecil? Semua itu berada dalam pikiran. Besar, kecil, penting, atau sepele suatu hal sebanding dengan seberapa besar dan kecilnya “ ke-aku-an” . Kamu memandang, Apa yang ada di hadapan ini melintas apa adanya. Bila kamu melihatnya secara apa adanya, maka tak perlu ada kecemasan, ketakutan atau bahkan keinginan untuk sebuah kehormatan.
· Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa kamu dicintai seperti apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun kamu seperti diri kamu apa adanya
· Bahwa setiap pengalaman mestilah dimasukkan ke dalam kehidupan guna memperkaya kekidupan itu sendiri. Karena tiada kata akhir untuk belajar seprti juga tiada kata akhir untuk kehidupan.
· Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, menbuat orang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan.
· Tak seorangpun yang sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah.
Kenapa Harus Ada Kata ” KENAPA “
Desember 1, 2007
peuh,,,disela2 waktu yang padat akhirnya niat untuk nulis2 terlaksana juga. Ga tau juga neh angin dari mana seorang “ovy” mo nulis???
. Whateverlah!!! Disini aku cuma mo share aja, ya nyampein uneg2 selama ni lah. Dari judul di atas kenapa aku bisa pilih judul itu? Ya aku sendiri sebenernya juga bingung mo nyari judul apa, mank seh kliatannya aneh, tapi ya itulah yang pengen aku tuangin disini.
Kenapa Harus Ada Kata ” KENAPA “???kata “kenapa” ga jarang kita ungkapin dalam kondisi apapun (tul??!!). Pernah ga kita berpikir pas kita ngomong “kenapa” kita langsung dapet jawabannya “karena”, jarang khan?? ya itulah,,, aku ndiri juga bingung. aku juga sedikit ngomong “kenapa ya gini,,, kenapa ya gitu,,, ???” tapi akhirnya juga hampa alias ga ada jawaban ato respon???capek dech! Berbagai pertanyaan menggunakan kata “kenapa” yang ditujukan ke aku membuat aku berbalik tanya pada mereka menggunakan kata “kenapa” juga, heheheh aneh memang?! Sedikit2 “kenapa” seh kamu gitu?, “kenapa” seh kamu gini? Jujur kadang aku juga serba salah untuk mensikapi semua pertanyaan dengan kata “kenapa”???. Bisa ga seh kata “kenapa” itu kita tepis??? Jadi kita “easy going” aja?! Tapi susah juga lho pasti buntut2nya juga keluar lg kata2 “itu”. HUH,,, kadang aku juga geli sendiri disaat aku ga suka kalo ditanya “kamu sebenernya “kenapa” seh”??? padahal aku sendiri juga sering ngeluarkan kata2 “itu” ke semua orang,, hehehehe. Dan orang yang aku tanya juga pasti ngejawab “ga papa”, nah dari jawaban itulah yang bikin aku geli sendiri. Klao aku ditanya aku pasti juga jawab ” ga papa ” begitu juga dengan orang lain. Jadi jarang bgt ada orang yang aku tanya kamu “kenapa” langsung jawab karena…
Apa bisa ya kita dalam bahasa sehari2 ga ngeluarin 1X aja kata “kenapa”??? Biar ga bingung jawab, sebenernya juga ga bingung tapi pasti jawabnya “ga papa”. Huhhh, jadi gregetan! Memang seh kata “kenapa” itu bagian dari kata baku dalam bahasa Indonesia. Aku ver2 aja kalo ditanyain ma orang yang lebih tua dari kita (itu menurut aku, krn aku juga jarang seh jawab “gapapa” tapi sebaliknya aku langsung jawab apa adanya). Nah yang bikin klingsetan tuh kalo uda ditanya ma temen! (ya mungkin temen2 yang uda tau aku n baca blog ni pasti bakal cekakan dech, tp whateverlah!ya ginilah aku). So temen2 pliz dech, so what gitu loch???!
Ya udah dech pokoknya yang aku harapkan dari tulisan ni ada yang kasih masukan buat aku supaya dengan kata “kenapa” itu ga bikin BT. Sebaliknya aku juga bisa nerima dengan jawaban “gapapa”! Emang neh orang yang satu ni “aku” kalo udah kepentok muntab dech,,, cory Guyz?!
Moga dengan kata “kenapa” ni aku bisa lebih “easy going +” kalo kata “dezta” ( kandel ati, kandel kuping ).hehehehe
h4R! iNi,,,
November 12, 2007
Sepanjang hidupku aku mencari2, seorang yang mau mencintaiku, menerimaku apa adanya, yang sanggup mengisi hari2ku, dan yang akan membuatku bahagia.
Ketika seseorang datang, kupikir inilah saatnya tapi akhirnya diapun pergi dan ketika itu pula cinta itu hilang, ketika segalanya berakhir, aku kembali merasakan kekosongan yang sama lubang kekurangan kasih semakin terbuka lebar, luka2 yang pernah ada kembali timbul bahkan jauh lebih menyakitkan.
Pada waktu itu aku berkata, Tuhan,,, aku tau suatu hari nanti aku akan bahagia ketika Engkau menyediakan seseorang yang lebih baik, seseorang yang mengasihiku, yang mau menerimaku, yang mengerti aku, yang bisa dipercaya dan yang mau mengobati luka2 yang ada,,, suatu hari Nanti, aku akan bahagia,,, Nanti, kapan??? Nanti!
Dan aku pun terus menunggu kapan Nanti itu datang??? Aku terus berjalan sambil berharap semoga itu terjadi tidak lama lagi. Terus-menerus aku berjalan dan menunggu kapan Nanti itu datang kapan aku bahagia???
Sampai akhirnya,,, aku mendengar IA tertawa “ anakKu, mengapa engkau menunggu sesuatu yang sudah kau miliki???” aku memnjawab “Apa maksudMu Tuhan???” aku benar2 mengharapkan seseorang yang akan mengasihi aku, yang akan menerimaku, yang mau peduli denganku, yang akan menyembuhkan luka2 dihatiku, seseorang yang bisa membuatku bahagia.
“ Dia sudah datang???” “belum Tuhan.” Tapi aku melihat Dia tersenyum lebih lebar. “Belum???” iya, rasanya sich belum. “Bagaimana denganKu? Tidakkah AKU memenuhi kriteriamu???”
Aku terdiam dan berpikir, aku menatap ke arahNya, melihat mataNya yang selalu memandangiku dengan penuh kasih saying, aku menggenggam tangaNya yang selalu menopangku ketika aku tejatuh, yang menghapus air mataku, kembali kau memegang tanganNya dan aku merasakan pelukanNya dan tiba2 aku menyadari kebodohanku.
Kenapa aku harus menunggu Nanti??? Aku bisa berbahagia hari ini!!! Kenapa kau harus menunggu sampai pasanganku tiba, baru aku bisa bahagia?!? Kenapa aku harus menunggu seorang manusia yang diperanakkan dari dosa, untuk membuatku bahagia??! Kenapa harus menunggu, jika hari ini aku bisa berbahagia???
Hari ini aku bahagia karena aku punya DIA yang mengasihiku apa adanya.
Hari ini aku bahagia karena aku punya DIA yang mengobati semua luka2 di hatiku.
Hari ini,,, dan bukan Nanti!!!
Tidak ada kebahagiaan yang lebih besar daripada kebahagiaan hari ini.
Kebahagiaan kemarin adalah kenangan. Kebahagiaan besok adalah impian, sedangkan
Kebahagiaan hari ini adalh untuk dinikmati dan hari ini aku bisa berbahagia karena aku punya DIA!!!
Nanti jika waktunya tiba aku akan tetap menemukan seseorang yang akan menemaniku sepanjang sisa hidupku. Tapi kebahagiaan itu, tidak akan lebih besar dari kebehagiaan yang aku punya, karena aku memilikiNya, pasangnku berbahagia karena ia pun memiliki DIA, kami akan berbahagia bersama2 bahkan karena kami saling memiliki tapi karena kami memiliki DIA. Hari ini dan Kelak aku akan berbahagia, Hari Ini dan bukan Nanti!!
Dari sekilas coretan diatas bisa kita liat bahwa kita selalu mengharapkan apa yang dunia sediakan tanpa kita tau sebenarnya semuanya itu bersumber dari yang Kuasa. Apalagi kita selalu menuntut kebahagiaan dari seseorang yang kita harap2kan yang sebenarnya kebahagiaan yang dimiliki oleh manusia itu tidak murni dan suatu saat pasti akan luntur, bukan hanya itu kita juga selalu mengharapkannya disetiap saat! Padahal disaat kita berharap (ex: kebahagiaan dari seseorang) tidak selalu kebahagiaan itu datang pada hari itu juga. Tapi,,, kenapa kita masih juga belum sadar bahwa yang benar2 kita harapkan (tanpa kita minta) sebenarnya sudah ada dan ada didalam hati kita setiap saat. Disinilah kesalahan kita, hati kita yang sudah dan mudah terhanyut oleh alur dunia. Penuh harapan yang muluk2, menanti harapan yang sangat2 butuh waktu lama dan akhirnya hasilnya nihil. Mau sampai kapan kita seperti ini???
Over all,,, biarlah coretan diatas bisa jadi pelajaran buat kita kedepan, bahwa janganlah kita mengharapkan harapan2 yang datang dikemudian hari yang sebenarnya pada HARI INI juga kita sudah mendapatkannya, yaitu dari DIA yang memberi tanpa batas.
FoR sHaRin9
November 3, 2007
Suatu hari CINTA dan KAWAN berjalan bersama, tiba2 CINTA terjatuh dalam telaga yang kelam, kenapa??karena CINTA itu buta. Lalu KAWANpun ikut terjun kedalam telaga, kenapa??karena KAWAN akan berbuat apa saja demi CINTA. Di dalam telaga CINTA hilang,,kenapa??karena CINTA itu halus, mudah hilang didalam kekelaman dan sulit dicari didalam kegelapan. Sedangkan KAWAN maih mencari2 dimana CINTA dan terus menerus menunggu CINTA,,kenapa??karena KAWAN itu sejati dan akan kekal sebagai KAWAN yang setia. Soo,,hargailah KAWANmu selagi ia masih ada dan jangan sia2kan KAWANmu. Meskipun bila setitik kasih membuat kita sayang,,seucap janji membuat kita percaya sekecil luka membuat kita kecewa tapi tetap jagalah persahabatan, karena persahabatan memuat segalanya mulai dari cinta, kasih sayang, perhatian, tawa canda, tangisan sampai luka tapi itu semua mempunyai makna selama masih ada dalam lingkaran persahabatan. Now n forever please keep the FRIENDSHIP.
Yup,,, itu sedikit mainan kata – kata yang aku tulis dikala segang. Betapa pentingnya persahabatan!!!aku punya sahabat yang baru kali ini aku kenal dalam hidupku sahabat yang begitu berarti buat aku dalam mensupport hari – hariku. Tuhan mank baik banget nyiptain dia untuk nemenin aku kapanpun dan dalam keadaan gimanapun.
Untuk para PREN2ku aku ucapin makacih banget yach untuk semuanya,,, pliz jangan kapok uda punya temen kayak aku, aku cuma manusia biasa yang hanya bisa mengeluh dan yang selalu butuh support. KEEP OUR FRIENDSHIP,,,Guyz!!!
Sekilas
Oktober 26, 2007
Bila di situ kamu jatuh cinta, maka pergilah membuka jendela.
Karena di sana kamu akan dapati pagi tak lagi berwarna jingga.
Di sana kamu tatap terangnya warna biru yang memudarkan cahaya sebiru hati yang terbelenggu oleh bulatan cinta.
Namun jika kamu pergi untuk membuka jendela hati dan kamu menatap langit dari kisi-kisi kesendirian,
Maka di situ kamu akan mengerti arti “ Cinta Sejati. “
Ketika seorang sahabat melukai hati kita, kita harus melukisnya di atas pasir agar angin maaf datang dan menghapusnya, dan jika kebaikan datang terjadi untuk kebersamaan tersebut, maka kita harus memahatnya di atas batu agar tidak bisa tertiup angin.
Tiada maksud dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh dan kebenaran / kejiwaan. Karena kasih yang masih menyisakan pamrih di luar jangkauan misterinya itu bukanlah kasih, melainkan sebuah jala yang ditebarkan hanya untuk menagkap yang tiada diharapkan.
THE MEANING of TRUE LOVE
LOVE is sharing and caring, giving and forgiving loving and being loved,
Walking hand in hand talking heart to heart, seeing through each other’s eyes.
Laughing together, weeping together, praying together,
and always trusting, and believing, and thanking GOD.
For love that is shared
For each other …It’s beautiful thing …
It enriches the soul and makes the heart sing …!!!
Love is beautiful, it’s not arrogant and not egoist.
Love is sacrifice, and sacrifice is love.
Love is honest. Love is holy.
Love is beautiful, it’s never dead.
Love is crazy, but rational.
So,,, if u’re falling in love with someone, take a candle and praying.
Ask what u want and it will be given for u,,,
Trust that love is already in ur heart…!!!
** Kadang kita berfikir hari gini masih mikirin CINTA,,huh capek duech!!! tapi apa boleh buat toh
kenyataan CINTA itu selalu ada kapanpun bahkan dimanapun.
tapi yang pengen aku kasih tau disini bukan bagaimana kita memuja ato menyanjung CINTA,
tapi aku cuma mo berbagi aja, sebenernya apa seh arti CINTA sejati???
tuh temen2 bisa liat dibagian atas, silakan dibaca dan coba ditelaah, ga ada salhnya kan kalo
cuma sharing yaaa kali aja ada manfaatnya gitu.
truzzz,,, disitu juga ada tentang sekilas arti persahabatan betapa pentingnya SAHABAT
didalam kehidupan kita, apalagi kalo kita punya SAHABAT yang bener2 bisa ngertiin kita dan tulus
untuk nerima kita apa adanya.